Isekai Rakuraku Mujintou Life: Class Ten’i de Craft Ability o Eranda Ore Dake ga, Bishoujo Tachi to Slow Life o Okureru-ppoi
Bookmark
7
Status Ongoing
Type Manga
Released 2025
Author Kamizu Hotami
Artist Isui Sui
Posted By
Posted On
Updated On
Views ?

Isekai Rakuraku Mujintou Life: Class Ten’i de Craft Ability o Eranda Ore Dake ga, Bishoujo Tachi to Slow Life o Okureru-ppoi

異世界ラクラク無人島ライフ ~クラス転移でクラフト能力を選んだ俺だけが、美少女たちとスローライフを送れるっぽい~, Isekai Rakuraku Mujintou Life ~Class Ten'i de Craft Ability o Eranda Ore Dake ga, Bishoujo Tachi to Slow Life o Okureru-ppoi~, Easy Life on a Deserted Island in Another World: I Chose Crafting Ability During Class Transfer, So It Seems I'm the Only One Who Can Live a Slow Life with Beautiful Girls, Chillin' on an Uninhabited Island in Another World, Lạc Vào Hoang Đảo: Chọn Kỹ Năng Chế Tạo, Tôi Sống Thảnh Thơi Cùng Dàn Mỹ Nhân

Sinopsis Isekai Rakuraku Mujintou Life: Class Ten’i de Craft Ability o Eranda Ore Dake ga, Bishoujo Tachi to Slow Life o Okureru-ppoi

Kuno Sousuke, pelajar SMA, terbangun dari mimpi aneh di ruang putih bersih yang tiba‑tiba menampilkan papan tulis bertuliskan, “Jika kamu hanya boleh bawa satu barang ke pulau tak berpenghuni, apa yang akan kamu pilih?” Saat teman‑temannya menjawab dengan aman‑aman saja, Sousuke tanpa ragu melontarkan “kemampuan crafting”. Sialnya, ketika ia sadar kembali, ia dan sahabat masa kecilnya, Isan Chiyu, mendapati diri terdampar di sebuah pulau tak berpenghuni di dunia lain—dan yang lebih tak disangka, kemampuan crafting yang ia sebutkan di papan tulis itu langsung diberikan kepadanya. Berkat kartu andalannya itu, Sousuke dengan mudah menaklukkan kerasnya hidup di pulau, mengubah batu, kayu, dan apa saja yang ada menjadi peralatan, tempat tinggal, bahkan makanan, sehingga kehidupan keras berubah menjadi petualangan yang menyenangkan. Dikelilingi oleh sahabat masa kecil yang cool dan pendiam, gadis baik hati yang selalu tersenyum, cantik murni yang memancarkan aura bersih, serta ketua kelas yang serius namun perhatian, hari‑harinya menjadi nyaman penuh kenikmatan. “Sou‑kun, dalam situasi kayak gini, harem udah pasti jadi alami. Nikmati saja sesuka hati,” bisik salah satu dari mereka. Begitulah awal kehidupan santai, seksi, dan lambat di pulau tak berpenghuni bersama para gadis berbust besar.