Ketika satu‑satunya yang Nao inginkan hanyalah mati sebagai pahlawan, ia memutuskan masuk ke Space Force demi menambah kesan “keren” sambil menyelamatkan planet. Sayangnya, sialnya dia terlalu jago di bidangnya untuk sekadar “patahkan nyawa”. Nao memang sudah menjadi sosok yang bikin orang garuk kepala: seorang loser yang baru “bloom” di usia dewasa, terus dipermainkan nasib ketika sang pacar melarikan diri bersama pria lain. Tanpa apa‑apa lagi yang bisa ia rugikan, Nao menatap iklan Space Force—organisasi militer elit yang melindungi Bumi dari segala ancaman luar angkasa—sebagai panggung sempurna untuk meraih satu hal yang masih ia dambakan: kematian yang keren dan menginspirasi.
Namun, tak disangka, prajurit baru ini ternyata terlalu “berkualitas” untuk sekadar menjadi korban. Sebagai komandan unit “Unwanteds”, sekumpulan misfit yang selalu ditempatkan di garis depan, Nao seharusnya sudah mengakhiri hidupnya dalam ledakan kemuliaan. Lalu mengapa ia terus selamat? Mengapa semua orang mengira dia adalah pahlawan tanpa tanding? Nao mungkin sudah siap menjemput ajal, namun pertanyaannya kini bergeser: akankah ia siap untuk hidup lagi dan melawan tantangan di hari yang akan datang?




